Mengapa Harga Fumed Silica Berlipat Ganda dalam Satu Tahun? Penyebab Inti Lonjakan Pasar 2025–2026
Dalam satu tahun terakhir, pasar fumed silica domestik mengalami lonjakan harga yang terus-menerus dan tajam. Harga pabrik utama hampir berlipat ganda, naik dari lebih dari 10.000 CNY per ton menjadi 24.000–29.500 CNY per ton, mencapai titik tertinggi baru dalam beberapa tahun terakhir. Kenaikan harga putaran ini bukanlah fluktuasi pasar yang sederhana, melainkan hasil dari superposisi biaya bahan baku, struktur penawaran dan permintaan, situasi internasional, dan kebijakan luar negeri.
Melonjaknya harga bahan baku inti menjadi pendorong utama. Produksi silika fumed sangat bergantung pada metiltriklorosilan, dengan rasio industri 3 ton bahan baku untuk 1 ton produk jadi. Dalam setahun terakhir, harga bahan baku kunci ini melonjak dari 1.000 CNY menjadi 9.000 CNY per ton, secara langsung melipatgandakan biaya produksi para produsen. Sementara itu, silikon tetraklorida dengan kemurnian tinggi melonjak lebih dari 440% dalam satu tahun akibat meningkatnya permintaan serat optik AI dan material elektronik kelas atas. Meningkatnya biaya bahan baku hulu organosilikon secara keseluruhan sepenuhnya menghilangkan kemungkinan penurunan harga dalam jangka pendek.
Ketidakseimbangan pasokan dan permintaan semakin memperkuat tren kenaikan harga. Tiongkok menguasai lebih dari 60% kapasitas produksi silika fumed global dan berperan sebagai pemasok inti dunia. Namun, perawatan pabrik yang berkelanjutan dan kapasitas yang memenuhi regulasi yang diperketat telah mengurangi pasokan efektif pasar dalam dua tahun terakhir. Pada saat yang sama, permintaan hilir dari industri energi fotovoltaik, separator baterai litium, karet silikon kelas atas, kosmetik, dan farmasi tumbuh pesat, sehingga menciptakan pasar dengan kekurangan pasokan yang khas.
Kebijakan luar negeri dan situasi geopolitik menjadi pendorong penting. Uni Eropa terus mendorong penilaian toksisitas silika presipitasi, memaksa produsen hilir global untuk beralih dari silika presipitasi ke produk silika fumed yang lebih aman. Sejumlah besar pesanan pengadaan luar negeri membanjiri pasar Tiongkok. Selain itu, konflik geopolitik Timur Tengah dan krisis pelayaran Laut Merah telah mendorong kenaikan harga energi global dan biaya logistik lintas batas, yang selanjutnya meningkatkan biaya ekspor dan produksi secara menyeluruh.
Sebagai kesimpulan, lonjakan harga fumed silica didorong oleh kenaikan biaya yang kaku, perluasan permintaan hilir, dan perubahan kebijakan global. Pusat harga keseluruhan industri telah sepenuhnya direstrukturisasi, bukan fluktuasi spekulatif jangka pendek.